Senin, 30 Juli 2012

Ajaran Yesus dan Muhammad Mengenai Satu Sama Lain


Bagian 3
Warisan Yesus dan Muhammad Dalam Perkataan dan Perbuatan
Bab 11
Ajaran Yesus dan Muhammad Mengenai Satu Sama Lain
Banyak orang barat akan kaget mengetahui Muhammad dan Quran menaruh hormat besar pada Yesus. Pada bagian pertama bab ini kita akan lihat banyak pengajaran yang di berikan Muhammad tentang Yesus. Yesus, bagaimanapun, tidak pernah bicara khusus mengenai Muhammad, karena Yesus hidup sekitar enam ratus tahun sebelum Muhammad lahir. Walau begitu, kita dapat membuat dugaan terpelajar tentang apa yang Yesus mungkin telah katakan tentang Muhammad, berdasarkan pengajaran Yesus yang telah kita ketahui. Setengah bagian kedua bab ini akan menghadirkan pemikiran itu.

MUHAMMAD MENGHORMATI YESUS

Muhammad mengambarkan dirinya dan Yesus sebagai ”Saudara dalam iman”
Pesuruh Allah berkata: Aku dekat sekali dengan Yesus, anak Maria, diantara seluruh manusia yang hidup dan akan datang. Mereka berkata: Rasul Alah bagamana caranya? Lalu ia berkata: Nabi-Nabi adalah saudara dalam iman, memiliki ibu yang berbeda. Agamanya bagaimanapun satu dan tidak ada rasul diantara kami (diantara aku dan Yesus Kristus).1
Jadi Muhammad menyatakan ia dan Yesus menjalankan agama yang sama. Bagaimana ini bisa? Untuk mengerti ini dan pengajaran lain Muhammad mengenai Yesus, anda harus mengertahui bagaimana Muhammad mengambarkan hubungan Islam, Kristen dan agama Yahudi.
Islam, agama Yahudi dan Kekristenan Ingatlah bahwa Muhammad hidup dalam masyarakat yang terdiri dari Yahudi, Kristen dan penyembah berhala. Karena Muhammad menyatakan hanya satu Tuhan, seperti Yahudi dan Kristen, ia perlu menjelaskan Tuhan yang satu ini sama dengan Tuhan tunggal mereka.
Ia menjelaskan Islam datang terlebih dahulu, dan bahwa Abraham menjalankan Islam sebelum agama Yahudi dan Krsiten didirikan.
Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang Muslim sejati.......Sesungguhnya orang yang paling dekat kepada Ibrahim ialah orang-orang yang mengikutinya dan Nabi ini (Muhammad), serta orang-orang yang beriman (kepada Muhammad), dan Allah adalah Pelindung semua orang-orang yang beriman (Muslim). -Surah 3:67-68
Menurut Muhammad, karena Abraham menjalankan Islam dan menyembah Allah, semua Nabi keturunannya juga menjalankan Islam. Quran mencatat banyak nama nabi-nabi Alkitab termasuk Ishak, Ismael, Yakub, Yusuf, Nuh, Daud, Salomo, dan Musa. Malah, Quran juga berkata Yohanes (Pembabtis) dan Yesus juga nabi Allah (Surah 4:163, 6:84-86; lihat juga 2:130, 135; 3:95; 4:125; 6:161). Muhammad menyebut smua nabi ini adalah ”saudara”nya, keculai menyebut Abraham sebagai ayah.
Pertanyaannya ialah: jika semua nabi-nabi ini mengikuti Islam, darimana agama Yahudi dan Kristen berasal? Quran mengajarkan Yahudi dan Kristen mengubah pesan para nabi, dan hasilnya adalah agama Yahudi dan Jejristenan (Surah 2:75; cf. Ayat 76-79; Surah 5:13). Karenanya kitab suci Yahudi dan Kristen adalah cacat.
Muhammad berkata pewahyuannya membatalkan Kekristenan dan agama Yahudi dab membawa orang kembali ke satu agama sejati yang Abraham pahami dan jalankan (Islam).
Karenanya, saat Muhammad berbicara tentang Yesus, ia mengacu pada Ia sebagai nabi Allah yang mengajarkan Islam.
Mari lihat pada pengajaran khusus Muhammad mengenai Yesus. Kita akan lihat ia setuju dengan Alkitab pada beberapa kejadian dalam hidup Yesus. Tapi Muhammad juga berlawanan dengan Alkitab pada bagian penting.

PENGAJARAN MUHAMMAD MENGENAI YESUS

Muhammad membuat beberapa pernyataan positif mengenai Yesus, umumnya melalui wahyu Quran. Saya telah menyiapkan daftar lengkap di Quran yang mengambarkan atribut Yesus yang disebutkan di Alkitab. Silahkan baca daftar itu di Apendix D
Salah satu bagian penting adalah Surah 33:33-63. Sarjana Islam berkata Muhammad memberikan ayat itu saat ia pada 9H dikunjungi sepuluh uskup Krsiten dari Najran, daerah dekat perbatasan utara Yaman masa kini. Uskup itu dating untuk bicara dengan Muhammad mengenai Islam, Muhammad berkata pada mereka, “jadilah Muslim” Mereka berkata, ”kami adalah Muslim’, Artinya, ” sebelum kami bertemu dengan kamu, kamu hanya menyembah satu Tuhan”. Kemudian Muhammad mengambarkan untuk mereka beda antara Islam dan Kekristenan. Pertama ia menyampaikan kisah kelahiran Maria, ibu Yesus, dan kelahiran Yohanes Pembabtis. (cerita ini termasuk rincian Alkitab tapi ia juga menambahkan banyak informasi yang tidak ditemukan di Alkitab). Lalu ia mengambarkan Yesus dengan cara ini:

Yesus lahir dari perawan,

(Ingatlah), ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putra yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah), Maryam berkata: "Ya Tuhanku, betapa mungkin aku mempunyai anak, padahal aku belum pernah disentuh oleh seorang laki-laki pun." Allah berfirman (dengan perantaraan Jibril): "Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu, maka Allah hanya cukup berkata kepadanya: "Jadilah", lalu jadilah dia. -Surah 3:45,47, Lihat juga 4:171
Muhammad tidak hanya menegaskan pada Kristen Najran bahwa Maria menjadi hamil sebagai perawan, tapi ia juga berkata Yesus adalah Messias. Muhammad lalu menegaskan Yesus melakukan Mukzizat.

Yesus melakukan Mukzizat-Mukzizat

Dan akan membuat ia [Isa(Yesus)](sebagai) Rasul kepada Bani Israel ( yang berkata kepada mereka): "Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman."
  • Surah 3:49
Walau kisah burung tanah liat tidak ada di Injil, akhir dari ayat diatas membawa kemiripan dengan kata Yesus yang tercatat di Injil Matius:
Yesus menjawab mereka: "Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat: orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.
  • Matius 11:4-5
Dengan kata lain, Muhammad setuju dengan orang Kristen bahwa Yesus melakukan Mukizat Hebat, termasuk membangkitkan orang dari kematian. ( ini adalah bagian kecil dari banyak keterangan positif di Quran tentang Yesus. Silahkan lihat Apendix D untuk daftar lengkap). Namun, Muhammad berbeda dengan catatan Alkitab dalam banyak cara. Contohnya, ia mengatakan pada rombongan uskup ini bahwa Yesus menyembah Allah.

Yesus menyembah Allah

Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus".
  • Surah 3:51
Muhammad berkata murid Yesus menyatakan: Kami adalah Muslim (ay.52) dan menolak menyembah selain Allah (ay.53). dengan kata lain murid-murid menolak menyembah Yesus sebagai Tuhan. Namun, Injil mencatat beberapa contoh dari murid-murid menyembah Yesus (Mat.14:33; 28:9; Luk. 24:51-52)
Muhammad menyimpulkan dengan mengatakan tamu Kristennya, ”sesunggunya ini adalah kisah yang benar...” (Surah 3:62). namun delegasi itu menolak ajaran Muhammad.
Sementara Muhammad bicara pada para uskup memberikan gambaran luas. Mari lihat beberapa pernyataan lain di Quran yang menunjukan prespektif Muhammad pada Yesus.
Muhammad berkata Yesus menubuatkan kedatangannya.
Dan (ingatlah) ketika Isa Putra Maryam berkata: "Hai Bani Israel, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad " -Surah 61:6
Ahmad ialah salah satu nama Muhammad, jadi Muhammad mengajarkan Yesus meramalkan kedatangannya. Namun, Muhammad juga mengatakan orang Kristen telah membuang sebagian besar keterangan ini dari kitab mereka. Sarjana Muslim modern telah mengklaim bahwa beberapa perkataan Yesus di injil Yohanes berbicara tentang Muhammad. Namum, orang Krsiten mengartikan ayat ini secara konsisten merujuk pada Roh Kudus (Yohanes 14:16-17,24; 16:7; lihat juga Apendix D)
Tuhan tidak punya anak Orang Kristen yang membaca Quran akan kaget melihat seringnya dan khususnya Quran menyangkal Tuhan memiliki anak. Contoh :
Allah sekali-kali tidak mempunyai anak, dan sekali-kali tidak ada tuhan (yang lain) beserta-Nya,
  • Surah 23:91
Katakanlah, jika benar Tuhan Yang Maha Pemurah mempunyai anak, maka akulah (Muhammad) orang yang mula-mula memuliakan (anak itu).
  • Surah 43:81
janganlah kamu mengatakan: "(Tuhan itu) tiga", berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya.
  • Surah 4:171
Yesus tidak seharusnya di sembah Menurut Quran, Allah akan menanyai Yesus di Hari Kebangkitan, ”apakah kamu berkata pada umat manusia, ’sembah aku dan ibuku sebagai dua tuhan selain Allah?’”
Yesus akan menjawab” Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan) nya yaitu: "Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu" (Surah 5:116-117; lihat juga ay. 72)
Muhammad berkata orang Kristen salah menyembah Yesus.
Aku mendegar nabi berkata, ”jangan melebih-lebihkan memujiku seperti orang Kristen memuji anak Maria, karena aku hanya hamba. jadi, panggil aku hamba Allah dan RasulNya.”4

Yesus tidak bangkit dari kematian Bicara pada mereka yang berkata mereka menyalibkan Yesus, Muhammad menyatakan:
padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan 'Isa bagi mereka. ... Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya.
  • Surah 4:157-158
Dengan kata lain, Muhammad berkata alih-alih di salibkan, Yesus diangkat langsung kepada Allah

Kesimpulan

Pengajaran Muhammad tentang Yesus, khusunya yang berasal dari Quran, secara positif konstan dan menegaskan beberapa tulisan Alkitab. Namun, wahyu Quran juga beberapa kali menyangkal salah satu klaim penting yang Yesus buat: bahwa Ia adalah anak Tuhan. Sekte Nestorian dan Ebionit di Arab pada masa Muhammad juga menegaskan kenabian Yesus dan menolak keilahianNya. Islam mengklaim Yesus salah satu nabinya, dan Muhammad menyatakan Yesus meramalkan kedatangannya. Sekarang mari kita fikirkan apa yang Yesus mungkin katakan mengenai Muhammad.

PENGAJARAN YESUS MENGENAI MUHAMMAD

Izinkan saya menjelaskan dari awal bahwa bab tentang Yesus dapat ditulis hanya sebagai opini. Yesus tidak mengajarkan tentang Muhammad secara khusus karena Ia hidup enam ratus tahun sebelum Muhammad. Karenanya, kita harus menerapkan apa yang kita ketahui dari ajaran Yesus pada apa yang kita ketahui tentang Muhammad. Dalam pemikiran saya Yesus akan menantang kenabian Muhammad dalam tiga area: (1) Perlakuan Muhammad pada orang lain, (2) deskripsi Muhammad dari persyaratan untuk menyenangkan Tuhan, (3) Deskripsi Muhammad dari sifat Tuhan.

Perlakuan pada orang lain

Yesus mengajar banyak orang: "Waspadalah terhadap nabi-nabi... Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. ....Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik (Mat 7:15-17). Buah dari kehidupan seseorang ialah tindakannya, jadi mari pikirkan buah Muhammad. Melalui kepandaian berperang, debat, dan intimidasi, Muhammad telah menundukan seluruh Arab pada otoritas Islam. Pada prosesnya, tentaranya membunuh ribuan orang. Muhammad dan tentaranya merebut harta dan menjual anak dan istri mereka ke perbudakan.
Anda dapat berdebat Muhammad berperang untuk bertahan hidup dan keselamatan Islam. Bagaimanapun, argumen ini hanya bertahan sebentar. Saat ia bertambah kuat, Muhammad mulai agresif mengejar orang yang tidak menimbulkan ancaman padanya sama sekali.
Sebagai seorang yang belajar dalam sejarah Islam. Saya tidak bisa menolak buah Muhammad. Hidup Muhammad mengingatkan saya dengan gambaran Yesus akan pencuri yang datang ke kandang domba ”Pencuri hanya datang untuk membunuh dan membinasakan” (Yoh. 10:10). Ini adalah buah kehidupan Muhammad.
Menilai pada standart ini, saya percaya jika Yesus telah menemui Muhammad, Ia akan menyebutnya nabi palsu.

Persyaratan untuk menyenangkan Tuhan

Baik di Injil Matius dan Lukas mencatat kata-kata teguran keras untuk ahli Taurat dan orang Farisi. Salah satu keluhan Yesus ialah mereka membebani orang dengan hukum tanpa membawa mereka dekat pada Tuhan. Yesus menyebut mereka ”orang buta menuntun orang buta” mengapa mereka di sebut orang buta?
Celakalah kamu juga, hai ahli-ahli Taurat, sebab kamu meletakkan beban-beban yang tak terpikul pada orang,
  • Lukas 11:46
Ahli Taurat mewajibkan orang mengikuti peraturan berat untuk ibadah dan kehidupan sehari-hari. Dengan cara sama, Muhammad mewajibkan orang untuk mengikuti hukum Islam yang ketat (puasa, zakat, sembahyang lima kali sehari, naik haji dan menjalankan hukum Islam lainnya) sebagai cara menyenangkan Tuhan.
Hukum menaruh beban berat pada manusia dan fokus pada aksi luar. Yesus menantang mereka yang fokus pada hukum. ” "Kamu ... membersihkan bagian luar dari cawan dan pinggan, tetapi bagian dalammu penuh rampasan dan kejahatan.” (Luk. 11:39). Yesus berseru mengkritik pemimpin agama Yahudi saleh yang memamerkan doa panjang mereka sementara mereka merampas rumah janda.
Saya percaya Yesus mempersoalkan hal yang sama pada Muhammad, yang mengajarkan Muslim untuk membersihkan bagian luar tubuh mereka lima kali sehari sebelum bedora, tapi pada saat yang bersamaan ia memanggil mereka memerangi seluruh penduduk Arab dan memanfaatkan keserakahan mereka dengan rampasan perang untuk memotivasi mereka membahayakan hidupnya. (lihat juga Matius 15).
Yesus berkata belas kasih Tuhan lebih kuat dari hukum. Ia menegur pemimpin agama karena mengikuti hukum dan melupakan belas kasih Tuhan. Sebagai contoh, Yesus melangar hukum Yahudi dengan bekerja pada hari Sabbath untuk menyembuhkan wanita lumpuh (Luk. 13:10-17) Saya percaya Yesus akan menegur Muhammad untuk fokus pada kewajiban palsu untuk menyenagkan Tuhan.

Sifat Tuhan

Saya percaya Yesus akan berkata pada Muhammad, ”Siapa Allah mu?” tuhan yang engkau gambarkan sangat berbeda dari yang Aku kenal”. Quran berkata tuhan Ilsma bekerja dengan Setan dan Iblis untuk menyesatkan orang (Surah 6:39, 126; 43: 36-37). Alkitab mencatat Tuhan begitu mengasihi dunia sehingga tidak menginginkan seorangpun tersesat (Yoh. 4:16-17) Yesus mengambarkan Tuhan adalah kasih; Muhammad (melalui wahyu Quran) mengambarkan Tuhan sebagai penghukum. Jika anda mencari di Perjanjian Baru kata hukuman/hukum/penghukuman, anda akan menemukan 15 contoh mengenai orang tidak beriman dihukum di neraka. (Perjanjian Lama memiliki 159 contoh dari kata-kata ini). Namun, jika anda mencari di Quran (yang sedikit lebih pendek dari Perjanjian Baru) untuk kata hukuman/hukum/penghukuman, anda akan mendapatkan 379 contoh.5 Ayat-ayat ini mengambarkan bagaimana Allah menghukum orang-orang dari pelbagai dosanya.
Anda juga dapat mencari kata kasih di Quran dan menemukan 82 contoh. Ini jumlah yang cukup bagus. Tapi jika anda memeriksa secara acak, anda akan menemukan berulang gambaran dari apa yang Allah TIDAK kasihi. (bab 14 menjelaskan lebih jauh pengajaran Quran tentang kasih.) Jika anda melakukan pencarian melalui komputer untuk kata kasih di perjanjian baru, anda akan mendapatkan 260 ayat. Sekitar sepertiga ayat ini bicara kasih Tuhan untuk anakNya atau untuk orang-orang. Setengah sisanya mengambarkan orang yang mengasihi Tuhan atau sesama. Dan ayat sisanya mengunakan kata kasih di konteks pengajaran, contohnya, ”cinta akan uang, adalah akar segala kejahatan’ (1 Tim. 6:10). Hanya satu ayat bicara Tuhan TIDAK mengasihi seseorang atau sesuatu (Rom.9:13).
Tentu saja seseorang dapat mudah menyimpulkan konsep kasih lebih banyak di gunakan di lingkungan Yesus daripada di lingkungan Muhammad. Tapi di atas itu, point statistik ini adalah perbedaan yang mengejutkan antara sifat Tuhan yang digambarkan Muhammad dan Tuhan yang digambarkan oleh Yesus.

Saya percaya Yesus akan menantang deskripsi Muhammad akan Tuhan

Reaksi Yesus pada iblis Akhirnya, mari lihat sedikit kisah terkenal dari hidup Muhammad yang menyatakan kemanusiaanya. Di Kekrsitenan, sangat terhina untuk dikatakan seorang beriman mengalami pengaruh iblis. Tapi cara pandang Islam berbeda. Tidak termasuk kegagalan iman jika seorang Muslim mengalami kerasukan setan. Faktanyam menurut kisah di hadist, Muhammad berkata pada Aisyah bahwa ia mengalami masalah karena ”jampi-jampi”.
Aisyah melaporkan bahwa seorang Yahudi dari antara orang-orang Yahudi Bani Zuraiq yang bernama Labid b. al-A'sam melakukan jampi-jampi kepada pesuruh Allah dengan hasil yang ia (di bawah pengaruh mantera) merasa bahwa dia telah melakukan sesuatu padahal ia tidak pernah melakukan itu. (Kedudukan ini berlangsung) hingga satu hari atau selama satu malam Rasulullah melakukan doa (untuk menghilangkan efek mantera). Dia kembali melakukan doa dan dia [melakukan lag/i]i.7
Ini menghasilkan wahyu Surah 7:200
[i]Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan setan, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Jika Muhammad sungguh mengalami masalah dengan iblis dan ia datang pada Yesus untuk bantuan, kita dapat tebaka apa yang akan Yesus lakukan. Yesus akan mengusir setan, seperti Ia telah lakukan banyak kali

Kesimpulan

Yesus memperingatkan Nabi palsu akan datang, dan Ia memperingatkan pengikutnya untuk mengenali mereka dari perbuatan mereka apakah baik atau jahat. Saat Yesus menemui pemuka agama yang menyesakan orang, ia menegur mereka. Saya percata informasi ini memberikan kita ide bagaimana Yesus meresponi Muhammad secara langsung. Sekarang kita telah lihat apa yang Yesus dan Muhammad ajarkan, klaim siapa mereka, dan apa yang mereka katakan satu sama lain. Mari sekarang beralih pada pokok pengajaran spesifik, khususnya, kesembuhan dan mukzizat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar